Bisnis Tempat Kursus


A.  Modal dasar :
     Kemampuan akademis atau pengakman empiris tentang bidang yang akan diajarkan di tempat kursus.
     Modul pelatihan, papan tulis, serta peralatan mengajar lainnya. Untuk tahap awal, Anda bisa mencetak modul sendiri dengan cara memfotokopi sesuai jumlah murid pada tahap awal. Jika jumlah murid terus berkembang, Anda bisa mulai membakukan kurikulum pengajaran kursus Anda dengan mencetak modul ke percetakan. Untuk awal, modal yang dikeluarkan kira-kira Rp 1 jutaan.
    Kartu nama perusahaan.
     Sewa tempat kursus. Untuk awal, Anda bisa mulai dari garasi rumah Anda. Namun jika terus berkembang, Anda bisa mulai menyewa tempat yang lebih besar de­ngan biaya sewa bulanan, kira-kira berkisar Rp 1 jutaan.
     Jika usaha ini terus berkembang, ada baiknya Anda segera mengurus perijinan ke departemen pendidikan sehingga tempat kursus Anda pun akan lebih bonafide.
     Karyawan yang diperlukan bagian administrasi untuk mencatat murid dan pemasukan. Sedang yang utama untuk usaha ini adalah mentor terlatih yang sesuai de­ngan bidang yang diajarkan.
B.  Persiapan :
Untuk membuka tempat kursus, carilah bidang kursus yang benar-benar Anda kuasai. Hal ini perlu untuk menunjukkan kredibilitas Anda. Atau, Anda bisa juga bekerjasama dengan orang lain yang punya keahlian sesuai dengan bidang kursus yang akan Anda buka. Tentu, jika ini pilihan Anda, hal ini akan memerlukan biaya tersendiri. Namun, untuk meminimalisasi biaya ini, Anda bisa bekerjasama dengan orang tersebut dengan sistem bagi hasil. Buat kesepakatan perjanjian yang adil dengan rekan Anda tersebut. Kemudian, setelah jelas, Anda bisa mulai melakukan promosi dengan menempelkan selebaran ke papan pengumuman di kampus, pro­mosi melalui media massa, atau media lain yang sekiranya tepat untuk pasar yang Anda bidik untuk usaha ini. Untuk keseluruhan modal yang dibutuhkan sangat relatif, tergantung kursus jenis apa yang Anda buka. Modal bisa mulai dari Rp 2 jutaan hingga puluhan juta bahkan ratusan juta jika sudah berkembang jadi lebih besar.
C.  Proyeksi pendapatan :
Untuk usaha kursus ini Anda dapat mengadakan pelatihan yang sifatnya masal atau privat. Jika sifatnya masal, buka saja kelas misal untuk 5 sampai 10 orang dulu. Bisa dibuka kursus intensif satu minggu penuh untuk materi ringan atau paket berapa bulan untuk kursus yang butuh keahlian khusus. Untuk kursus intensif ringan, misalnya memasak menu kue kering untuk hari raya misalnya, bisa dihitung per orang Rp 350 ribu.
Untuk kursus yang jangka panjang, misalnya teknisi komputer, siapkan paket tiga bulan, bisa dengan harga Rp 1,5 juta dengan pelatihan seminggu sekali atau dua kali. Untuk menghitung harga yang pantas, Anda bisa melihat dari modal dasar yang Anda butuhkan atau paling gampang contoh saja biaya kursus di tempat lain. Dari harga ini Anda bisa memperkirakan berapa keuntungan yang bisa Anda peroleh dari usaha ini. Sedikit saran, harga murah dengan murid banyak justru bisa lebih menguntungkan Anda, karena semakin banyak murid, kredibilitas tempat kursus Anda akan makin meningkat.
D. Ide usaha kursus :
Kursus memasak, kursus komputer, kursus menjahit, kursus MC dan penyiar radio, kursus baca tulis Al-Quran, kursus merangkai bunga dan parsel, dll.
E.    Tingkat kesulitan : Tergolong sedang.

Search This Blog

Loading...

Informasi gratis tentang bisnis dan usaha

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...