Bisnis Usaha Mobil Keliling


A.  Modal dasar :
     Anda sebenarnya bisa melakukan bisnis dan usaha aneka rupa dengan toko keliling ini, mulai dari makanan hingga pakaian. Modal mendatangkan mobil keliling ini sekitar Rp 80 jutaan atau bisa kurang jika Anda memodifikasi mobil yang sudah Anda miliki.
    Dengan mobil keliling ini, tujuan utama adalah agar Anda bisa lebih memilih lokasi strategis di mana pun Anda melihat peluang.
    Anda dapat menjalankan usaha ini sendiri atau dibantu seorang asisten.
B.   Persiapan :
Pandai-pandailah melihat ruang keramaian yang bisa Anda masuki dengan mobil ini. Selain itu, dan juga barang dagangan yang kira-kira praktis diangkut ke mana-mana. Anda juga perlu hati-hati melihat daerah yang terlarang untuk berdagang sehingga tidak perlu berurusan dengan pasukan ketertiban kota.
C. Proyeksi pendapatan :
Harga barang produksi yang Anda tawarkan sangat bergantung pada jenis barang yang Anda tawarkan. Perhitungkan biaya perawatan dan bahan bakar sebagai biaya untuk menentukan harga barang yang Anda jual di mobil ini. Untuk menambah penghasilan, Anda bisa juga menyewakan mobil ini untuk display iklan produk tertentu karena sifat mobilitasnya, kendaraan ini bisa menjadi sarana promosi yang cukup lumayan.
D.Tngkat kesulitan : Relatif sedang.

Bisnis Usaha Distro

A.  Modal dasar :

     Kata distro sendiri berasal dari singkatan distribution outlet yang berfungsi menerima titipan dari berbagai macam merek clothing company lokal yang memproduksi sendiri produknya; t-shirt, tas, dompet, jaket dan lain-lain. Dikarenakan belum mempunyai tempat pemasaran sendiri atau ingin memperluas pemasarannya, clothing company ini "akrab" banget dengan distro.
     Untuk memulai bisnis dan usaha ini Anda bisa bekerjasama dengan pembuat barang khas anak muda yang Anda bina untuk bisa dipasarkan produknya.
    Anda juga perlu mengembangkan jaringan ke komunitas anak muda untuk mengetahui selera mereka.
    Anda juga bisa membuka konter di lokasi keramaian dekat tempat nongkrong anak muda atau bisa juga dimulai dari rumah Anda.
B.  Persiapan :
Selain mencari lokasi yang strategis di lokasi keramaian, Anda juga bisa membuka layanan pesan antar barang distro di media atau dengan menyebarkan brosur. Anda juga bisa menerima pesanan pembuatan barang tertentu seperti kaos atau gantungan kunci untuk komunitas tertentu.
C. Proyeksi pendapatan :
Harga  barang produksi yang Anda  tawarkan  sangat bergantung pada tingkat kesulitan pembuatan dan bahan yang digunakan. Makin bagus, sudah tentu makin mahaL Namun, Anda juga bisa memperlakukan harga grosir untuk pesanan dengan jumlah tertentu. Untuk barang yang sifatnya titipan di toko Anda, bisa dikutip margin antar 5% - 20%.
D. Tingkat kesulitan :
Relatif   sedang,   tergantung  pada  bagaimana  Anda memasarkannya.

Bisnis Usaha Cetak Foto Digital


A.  Modal dasar :
     Untuk mendatangkan mesin cetak usaha ini biayanya berkisar puluhan dan ratusan juta rupiah, tergantung kecanggihan mesin yang Anda datangkan. Untuk bisnis dan usaha cetak foto digital yang sederhana alatnya hanya printer foto, komputer pengolah gambar, dan kamera digital.
     Usahakan mendapat lokasi yang cukup strategis untuk memulai usaha ini. Biaya sewa di sekitar lokasi keramaian bisa ratusan ribu hingga 1,5 juta rupiah per bulan.
    Sebar brosur untuk layanan Anda ini. Kalau perlu beriklanlah di media massa.
B.   Persiapan :
Untuk memulai belilah perangkat penunjang seperti komputer, kamera digital, scanner dan printer plus tambahan barang seperti aneka kain bercorak menarik untuk latar belakang foto dan kertas film. Lalu, sewalah lahan yang tak terlalu besar di mal atau pusat belanja di sekitar rumah Anda. Bila semua urusan itu selesai, studio foto mini (digital) Anda pun tinggal menunggu konsumen. Namun, akan lebih baik jika Anda rajin mempromosikan usaha ini pada kaum muda karena biasanya mereka banyak yang mencetakkan foto dari handphone kamera mereka.
C.  Proyeksi pendapatan :
Anda bisa mematok harga Rp 1.200,- untuk cetak foto digital ukuran 3R, Rp 1.500,- (ukuran 4R), Rp 2.000,-(untuk ukuran dompert alias 2R),Rp 10.000,- (ukuran 10R), serta Rpl 20.000,- untuk jasa transfer foto digital ke dalam CD. Harga lainnya bisa Anda tentukan dari perkiraan ongkos produksi yang Anda keluarkan per foto.
D. Tingkat kesulitan :
Relatif   sedang,  tergantung pada  bagaimana  Anda memasarkannya.

Bisnis Usaha Sewa Karaoke Keluarga


A.  Modal dasar :
     Untuk memulai bisnis dan usaha sewa karaoke keluarga ini,Anda perlu mencari lokasi yang cukup strategis.Biaya sewa lokasi bisa sekitar Rp 1 juta - Rp 1,5 juta per bulan. Untuk merenovasi tempat dan mendatangkan alat seperti televisi dan pemutar musik biayanya mencapai ratusan juta rupiah untuk setidaknya 10 bilik dengan luas 5 meter persegi per ruangan. Agar nyaman, masing-masing ruangan juga perlu diberi AC Jangan lupa perhitungkan biaya listrik bulanan.
    Siapkan materi aneka macam jenis musik, makin lengkap, makin senang pelanggan.
     Buat materi promosi misal dengan menyebarkan brosur atau menyelenggarakan lomba menyanyi tiap bulan.
    Untuk pendapatan tambahan, Anda juga bisa membuka kantin kecil atau mini cafe untuk melayani pelanggan.
    Karena investasinya cukup besar, sangat disarankan Anda menggandeng rekan untuk pembiayaan dengan sistem bagi hasil.
B.  Persiapan :
Selain mencari lokasi yang strategis di lokasi keramaian, Anda perlu menyiapkan materi promosi untuk usaha ini. Selain mengadakan lomba menyanyi, Anda bisa juga bisa menerima jasa rekaman langsung suara penyanyi yang bisa dibawa pulang. Perbanyak promosi menjelang hari libur karena di situlah masa keluarga banyak yang menggunakan sarana ini untuk saling bergembira bersama-sama.
C.  Proyeksi pendapatan :
Biaya sewa karaoke berkisar Rp 15 ribu - Rp 25 ribuan per jam. Untuk pembuatan rekaman lagu bisa ditambah biaya Rp 20 ribu per keping CD. Pendapatan tambahan lain bisa Anda dapatkan dari pesanan minuman atau makanan pendamping saat pelanggan berkaraoke.
D. Tingkat kesulitan :                                  
Relatif sedang, tergantung pada bagaimana Anda memasarkannya.

Bisnis Usaha Sablon


A.  Modal dasar :
     Untuk memulai bisnis dan usaha ini Anda bisa bekerjasama dengan tukang sablon yang Anda bina untuk membuat kaos atau spanduk. Atau kalau memang Anda ingin membuka sendiri biaya investasi alat yang cukup memadai berkisar antara Rp 10 jutaan.
     Anda juga bisa membuka konter di lokasi keramaian atau bisa juga dimulai dari rumah Anda untuk menawarkan usaha ini.
    Buat brosur atau iklan sablon apa saja yang bisa Anda layani, mulai dari kaos, spanduk, atau produk lainnya. Jika perlu, buat produk kaos dengan desain unik sendiri dan dipasaran di lokasi atau dengan menitip di toko souvenir atau toko pakaian.
B.  Persiapan :
Selain mencari lokasi yang strategis di lokasi keramaian, Anda juga bisa membuka layanan pesan antar sablon dengan mengiklankannya di media atau dengan menyebarkan brosur. Bekerjasamalah dengan penyelenggara pesta pemilu, sekolah, atau lembaga lain untuk memasarkan aneka produk Anda. Sedang untuk produk Anda sendiri, Anda bisa menitipkannya di toko-toko sekitar lokasi wisata dengan sistem retur, barang tak laku bisa ditarik kembali.
C.  Proyeksi pendapatan :
Harga jasa sablon ini bergantung pada komposisi warna 1 dan tingkat kesulitan pembuatan. Kaos dengan pesanan besar bisa dijual mulai dari Rp 5.000,- an per biji dengan kualitas yang rendah. Spanduk pun demikian, biasanya dihitung dari jumlah warna dan panjang spanduk, harga satu warna per meter mulai dari Rp 5.000,- an.
D. Tingkat kesulitan :
Relatif   sedang,   tergantung  pada   bagaimana   Anda memasarkannya.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Search This Blog

Informasi gratis tentang bisnis dan usaha

Blog Archive